Beranda Aswaja News Koorda NU Se Soloraya Bersama PWNU, Bahas Penguatan Internal Jamiyah

Koorda NU Se Soloraya Bersama PWNU, Bahas Penguatan Internal Jamiyah

20
0
Keterangan foto: Para pengurus NU Jawa Tengah Foto bersama usai koorda./ Foto:dok.PCNU Solo

NUSOLO-Rapat Koordinasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se Soloraya, Kamis (16/9) di Kantor PCNU Karanganyar, di hadiri sejumlah Kiiai dan para pengurus lembaga dari PCNU seSoloraya dan PWNU Jawa Tengah.

Selain menggelar aganda pertemuan rutin, pada Koorda kali ini juga di bahas penguatan bidang pesantren, pertanian dan ekonomi.

” Ketiga pokok bahasan tersebut di bahas oleh lembaga PCNU dan lembaga PWNU Jateng ” Terang rois syuriyah PWNU Jawa Tengah dalam arahanya.

Selain pokok bahasan tiga penguatan tersebut, rois syuriyah PWNU Jareng juga menyampaikan pentingnya NU tetap bersikap netral menghadapi tahun politik Pilkada serentak 2020.

NU merupakan ormas Islam yang tidak mengarah pada kepentingan politik praktis. Meski tidak di pungkiri, banyak kiai kiai NU di sowani oleh para calon kepala daerah yang meminta restu dan doa. Akan tetapi hal tersebut tentu saja merupakan sesuatu hal yang wajar.

Di akui sebagai warga negara Indonesia, kecondongan sikap politik bisa saja  terjadi, apalagi calon yang di usung besar dari dalam kalangan warga nahdliyin. Hanya saja akhir dari sebuah pilihan, menang atau kalah warga NU tetap harus biasa saja.

Karena bagi NU, siapapun calon yang terpilih menang atau kalah, NU juga tetap NU seperti biasanya. NU tidak berada di bawah partai atau kelompok apapun.

Selain memberikan arahan sikap jamiyah NU di tahun politik, koorda NU se Soloraya juga membahas pentingnya melakukan pengumpulan data base jamaah di Jawa Tengah melalui program SISNU ( Sistem Informasi Strategis Nahdlatul Ulama ).

Program SISNU bukan untuk kepentingan politik maupun tercampur urusan politik. Tetapi murni untuk kebutuhan data ril di lapangan, menghitung seberapa besar jumlah warga NU di Jawa Tengah.

Dari 34juta lebih total secara keseluruhan jumlah warga di Jawa Tengah, sepuluh juta diantaranya paling tidak adalah warga nahdliyin jika melihat perkembangan jamaah NU selama ini di Jawa Tengah.

Oleh karena itu, sinergitas seluruh pengurus di perlukan demi suksesnya program pendataan dan penguatan internal Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah. /tk

Artikel sebelumyaResmi, PC PMII Kota Surakarta Di lantik
Artikel berikutnyaPelajar NU Solo gandeng Remaja Masjid Al Hikmah Gelar Pengajian Khotmil Qur’an

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here