NUSOLO- Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surakarta, H. Mashuri, S.E., M.Si, Selasa malam (2/3) membuka acara Bedah Kitab Istimbat Hukum Fiqih yang diadakan oleh LBM NU Surakarta.

Di kesempatan yang sama, Ketua NU Solo juga melaunching kegiatan pengajian kitab kuning yang akan di selenggarakan secara rutin di Kantor NU Kota Surakarta.

‘ Pengajian kitab kuning di lakukan oleh Lembaga Bahtsul Masail NU Kota Surakarta, bekerjasama dengan IPNU-IPPNU Surakarta.’ Jelas Ketua NU Solo dalam keteranganya.

Rencananya kegiatan tersebut rutin di gelar setiap hari Senin ke-3 selepas solat Isya, imbuhnya.

PCNU Solo sebut H.Mashuri, memberikan apresiasi kepada Lembaga Bahtsul Masail yang telah mengadakan tarawih bersama di Kantor PCNU bersama lembaga dan banom.

“Mari kita penuhi Kantor NU dengan kegiatan yang positif dan produktif. PCNU akan mensupport baik moril maupun material kegiatan-kegiatan yang diadakan.” Ujarnya.

Yang sama, pembina LBM PCNU Kota Surakata, KH. Mustain Nasoha saat mengawali kajiannya mengatakan, “Kami mengajak teman-teman semua, mari kita khidmah di NU dengan tulus ikhlas. Niat menyenangkan Mbah Hasyim Asyari, Mbah Wahab Hasbullah dan Mbah Bisri Samsuri serta siapapun para pendiri dan Sesepuh NU. Semoga kita semua diakui santri oleh beliau semua.

Melalui pengajian kitab ini kita niatkan murojaah atas ilmu yang pernah saya kaji kepada guru-guru saya, baik di Pesantren Jawa maupun ketika di Timur Tengah.

Insyaallah Pengajian Kitab ini akan selalu didampingi oleh para Musohhih LBM NU yaitu guru kita semua Romo Kyai Mokh. Zainal Abidin dan Romo Kyai Royali.

Semoga sedikit ilmu yang di sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kami pribadi khususnya, dan para jamaah NU semua.

Selaku pengurus LBM NU Solo, Ust Setyawan Purnomo mengatakan, LBM berkomitmen penuh mengadakan kegiatan-kegiatan yang produktif untuk PCNU Surakarta.

‘ Insyaallah pengajian rutin kitab kuningi akan diisi langsung oleh pembina LBM NU Solo, KH. Mustain Nasoha Al Hafidz, yang akan membedah dan mengkaji secara detail Kitab-Kitab gundul. Baik dari karya karya beliau sendiri maupun karya para Ulama salaf.’ Jelasnya

Lebih lanjut di tambahkan, kajian LBM akan banyak menitik beratkan Ilmu Fiqih, Ilmu Usul Fiqih dan Ilmu Qowaidul Fiqih. Berdasarkan pada keahlian Romo Kyai Mustain Nasoha atas kualifikasi pendidikan dan pengalaman beliau.

Yang sama, H. Ahmad Suwaifi selaku Ketua Panitia sekaligus pengurus bidang kegiatan imenyampaikan, kegiatan tersebut akan diawali dengan Maulid Nabi, selanjutnya pengajian Kitab Kuning.

Oleh karena itu kami berharap, khususnya pada jamaah NU struktural maupun kultural, agar bisa hadir dan mengajak sanak keluarganya mengikuti pengajian.

Di selenggarakanya kegiatan rutin tersebut semata-mata wujud khidmah LBM NU kepada Mbah Hasyim Asyari, yang ingin diakui santri oleh beliau.” Imbuh Ust Suhaifi, alumnus Pondok Pesantren Tebuireng yang saat ini melanjutkan nyantri di Raudlatul Muhibbin Al Mustainiyyah Surakarta. /Nu

.”