NUSOLO-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surakarta melalui lembaga wakaf, menerima wakaf Masjid Kampung Cengklik yang saat ini tengah di awali pembangunanya.

Pemberian wakaf masjid di atas lahan seluas 390m2 dari H. Samidi dan 457m2 dari Joko Santosa berada di Kampung Cengklik, RT 01/19, Kalurahan Nusukan, Banjarsari, Solo.

‘ Secara seremonial Jumat siang (4/2) dilakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid oleh Ketua PCNU Kota Surakarta dan wakif ‘ Jelas H. Ahmad Faruq, M. Hi selaku Sekretaris PCNU Kota Surakarta.

Prosesi acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Kampung Cengklik di hadiri pengurus NU jajaran Syuriah dan Tanfidziyah, lembaga dan banom. Wakif, perwakilan Kepala Kantor Kalurahan Nusukan, Ketua RW, Ketua RT dan para tokoh masyarakat.

Keterangan gambar : Jajaran pengurus NU Solo foto bareng dengan keluarga pihak wakif / foto: NUsolo

Dalam sambutanya Ketua PCNU Kota Surakarta, H.M. Mashuri, SE,.M.Si menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada para wakif yang telah mewakafkan masjid ke NU Solo, yang saat ini tengah di awali pembangunanya.

Mashuri mengingatkan, pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahayanya paparan radikalisme.
Oleh karena itu pentingnya masjid di kelola secara moderat lewat organisasi Islam yang moderat. Sehingga akan membentengi tempat ibadah dari paparan faham intoleran dan radikalisme.

Hal itu sebut Ketua PCNU Solo, dapat dilakukan dengan cara mewakafkan masjid ke NU Solo.

Tak hanya menjaga dari paparan faham radikalisme, masyarakat juga di ingatkan pentingnya menjaga harmonisasi lewat budaya kearifan yang tidak bertentangan dengan syariat.

Joko Santosa mewakil pihak wakif menceritakan, sebenarnya rencana awal lahan tersebut akan di pakai untuk membangun rumah. Namun rupanya Allah berkehendak lain.

Joko memperoleh lahan di tempat lain yang lebih luas untuk tempat usaha, sehingga tanah yang akan ia bangun rumah kemudian di alih fungsikan untuk pembangunan masjid bersama H. Sumadi. / NU solo